Selasa, 13 Maret 2012

Menag: Ada Tanda-tanda BPIH 2012 Bakal Naik

Jakarta (Kemenag WK)--Melonjaknya harga minyak dan rencana kenaikan harga BBM akan berpengaruh pada Ongkos Naik Haji (ONH). Pemerintah dan DPR kini tengah membahas biaya itu. "Nah, ini kami belum tahu apakah ada kenaikan atau tidak ada kenaikan, belum tahu. Tapi, tanda-tanda naik itu memang ada," kata Menteri Agama Suryadharma Ali, di Jakarta, Senin (12/3).
Suryadharma mengungkapkan, ada tiga tanda ongkos naik haji itu bakal naik. Pertama yakni melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar. Kemudian, melambungnya harga minyak dunia, dan terakhirnya naiknya harga perumahan di Makkah.
"Itu kira-kira tiga faktor itu yang menjadi tanda-tanda. Nah sekarang apakah itu naik atau tidak, tidak tahu," kata Menteri yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ini.
Selain itu, kata dia, komponen biaya penerbangan juga memengaruhi naik tidaknya ongkos naik haji. "Karena avtur itu mengikuti harga minyak dunia," ujar Suryadharma.
Menanggapi usulan agar penyelenggaraan haji diprivatisasi, Suryadharma mengaku tengah menggodok konsepnya. Tetapi untuk saat ini, Suryadharma belum bisa memaparkan panjang lebar.
Suryadharma akan mengundang semua media untuk bertukar pikiran tentang isu itu dan beberapa hal aktual lainnya.
"Seperti pemisahan penyelenggaraan haji dari Kementerian agama ke badan lain, badan khusus. Kedua, soal moratorium, nanti akan saya sampaikan ke media, tapi saya lagi susun dulu bahan-bahannya," ujar Suryadharma.
Sumber: http://kemenag.go.id/index.php?a=detilberita&id=9062

0 komentar:

Posting Komentar